Bordir Nama Siswa, Badge Merah Putih dan Lokasi Sekolah

Sesuai dengan permendikbud no.45 tahun 2014 tentang seragam sekolah bagi peserta didik jenjang pendidikan dasar dan menengah.  Setiap siswa SD yang mengenakan seragam putih merah, seragam SMP putih biru dan seragam SMA/SMK diwajibkan menambah atribut kelengkapan seragam nasional yang menunjukkan indentitas masing-masing sekolah terdiri dari badge merah putih, badge nama peserta didik, badge nama sekolah dan nama kabupaten/kota.

Badge bendera merah putih ukuran 5 x 3 cm yang diletakkan di atas saku kiri seragam bajunya, badge nama peserta didik dijahitkan pada kemeja bagian dada sebelah kanan dan badge nama sekolah dan nama kabupaten/kota ukuran dijahitkan pada lengan kemeja sebelah kanan.

Diterbitkannya Permendikbud Nomor 45 Tahun 2014 tersebut, karena alasannya diantaranya seperti, masih adanya silang pendapat tentang seragam, terutama sudah menyangkut dengan keyakinan.

“Oleh karena itu, kami ini menegaskan kembali dan kami tuangkan di dalam Permendikbud Nomor 45 Tahun 2014,” tuturnya sambil menambahkan fungsi dari penyeragaman sekolah yang ada penambahan badge bendera merah putih.

“Fungsi pertama, seragam itu apa. Seragam ya seragam, yaitu untuk menyeragamkan. Artinya, jangan sampai di sekolah itu karena tidak ada seragam, sehingga nampak simbol yang dipakai orang kaya sama yang tidak. Jadi fungsi yang pertama ini untuk mengeliminasi status sosial di sekolah,” paparnya.

Fungsi kedua badge bendera merah putih tersebut sebagai bagian dari membangun karakter bangsa. “Oleh karena itu, yang baru ini (peraturan seragam sekolah) ini kuta tambah karakter Indonesia kita. Apa itu? yaitu merah putih,” terangnya.

Seragam sekolah yang ada penambahan ‘badge’ merah putih di atas saku kiri baju diberlakukan mulai tahun ajaran baru 2014/2015. Merah putih tersebut bisa ditambahkan ke seragam yang sebelumnya tidak ada bendera merah putihnya.

“Nasionalisme kita tingkatkan lagi. Dan peraturan ini tidak ada kaitanyya dengan periode 5 tahunan (pemilu presiden), tapi ini murni kita tanamkan ke adik-adik kita mulai dari kecil SD, SMP, SMA, SMK,” tandasnya